KINERJA DPRD CIANJUR DIPERTANYAKAN - CIANJUR SATOE
Headlines News :
Home » » KINERJA DPRD CIANJUR DIPERTANYAKAN

KINERJA DPRD CIANJUR DIPERTANYAKAN


KOTA (C1) – Kinerja DPRD Kabupaten Cianjur, mulai dipertanyakan. Banyaknya kebocoran anggaran ditengarai karena DPRD tidak menjalankan fungsinya secara optimal. Kondisi ini dianggap Forum Bersama Membangun Cianjur (FBMC), akibat legeslatf  “tersandera” deal politik dengan eksekutif, sehingga ditengarai ada beberapa anggaran di Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) berbau korupsi.
“DPRD harusnya tahu sejak rancangan Anggaran Pendapatan Dan Belanjda Daerah (APBD) dibahas, ada indikasi pemerintah melakukan upaya pemanfaatkan anggaran untuk hal atau kegiatan yang tidak bersetuhan dengan kepentingan publik. . Para legislator ini, sepatutnya jeli dan mencoret anggaran tersebut serta memindahkannya ke nomenklatur anggaran lainnya yang bermanfaat untuk perut rakyat bukan perut pejabat atau yang lainnya,” tegas Maman Wakil Ketua FBMC saat memberikan pernyataan dalam acara diskusi dan buka bersama lembaga yang baru dibentuk satu bulan terkahir ini.
Maman menyebutkan, ada beberapa anggaran yang notabennya mencedrai kepentingan rakyat. Sebut saja, kegiatan jalan-jalan pejabat yang ditutupi dengan istilah study banding ke Surabaya oleh Bapeda yang tidak bersentuhan dengan kepentingan rakyat. Disusul, kegiatan yang sama dilakukan Dinas Kesehatan dengan alasan untuk belajat membuat daerah jadi pintar menangani soal kesehatan karena Kabupaten Cianjur bercokol  di rengking tiga terakhir.
“Berapa besar dana yang dipakai untuk dua kegiatan tersebut. Andai anggaran itu dimanfaatkan untuk hal lainnya di sektor kesehatan maupun sektor lainnya yang menjadi hak rakyat, akan sangat bermanfaat. Kalau berbicara Panggar alias Panitia Anggaran dari legeslatif kurang paham, ada banyak yang paham betul soal anggaran namun kali ini bungkam karena masuk jajaran pendukung pemerintah,” urai Maman mengkritiki kinerja DPRD saat ini.
 Maman menyangkan, kalau DPRD hanya manut kepada eksekutif. Pasalnya, biaya pemilihan untuk para wakil rakyat di Kabupaten Cianjur ini bukan lagi ratusan juta tapi miliar. Jelas, kata Maman, kalau ternyata setelah terpilih para wakil rakyat ini tidak bisa memperjuangkan rakyatnya tahun 2014 di Cianjur tidak perlu ada Pemilu karena hanya memboroskan anggaran saja.
“Insyallah setelah lebaran, kita akan berkunjung ke para wakil rakyat dan menyerahkan sejumlah temuan tentang kebocoran anggaran. Kita juga akan mendesak DPRD kembali memfungsikan partisifasi masyarakat dalam pembahasan anggaran sesuai yang diamanatkan di Peraturan Menteri tentang pedoman penyusunan APBD,” pungkasnya.
Ditemui di rumahnya, Ketua DPRD Cianjur, Gatot Subroto, membantah lembaganya tidak berpihak kepada kepentingan rakyat saat proses penyusunan APBD. Menurutnya, DPRD selalu meminta konfimasi kepada eksekutif pada beberapa point anggaran yang diduga tidak berpihak kepada rakyat “Kita coba melakukan tugas semaksimal mungkin, agar APBD yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat,” bantahnya.
Gatot juga mengkonfirmasikan, pendeknya waktu pembahasan karena aturan mengharuskan tahapan pembahasan hingga penetapan APBD, menjadi kendala tersendiri bagi dewan untuk melakukan control satu demi satu point anggaran yang disodorkan pemerintah.
“Teman-teman juga harus mengerti soal itu, bahwa dalam proses pembahasan sampai ke penetapan, waktu yang diatur dalam aturan cukup sempit. Apalagi, berbicara soal anggaran kami kalah dengan eksekutif yang paham betul merancang anggaran,” tambahnya.
Kritikan yang dilontarkan FBMC, diakui Gatot, merupakan masukan bagi lembaga dewan agar bisa meningkatkan kinerjanya sekaligus memotivasi untuk pintar dalam menyusun anggaran. “Kita anggap ini masukan positif untuk kami,” kata Gatot. (dian/rustandi)
Share this article :

1 komentar:

  1. Di Komplek Villa Kota Bunga Hanjawar saat ini 24 juni 2013 sedang banyak turis Arab menurut Management Kota Buna jumlahnya sekitar 10.000 orang. Namun pelayanan Air Bersihnya tersendat karena panel listrik banjir sehingga turis banyak yang meninggalkan villa. Harap pemda Cianjur dapat mengatasi masalah ini.

    BalasHapus

 
Template Created by Creating Website Published by PT. Vision Creative
Proudly powered by C-SATOE